jump to navigation

Love or Lust? Juni 6, 2008

Posted by alrocker in Cerita, Pengalaman Pribadi, Sex dan Kesehatan.
Tags: , , , , ,
trackback

Apakah cinta kamu bener-bener tulus atau jangan-jangan cuma nafsu belaka/lust nih?

Lust : Kamu merasa harus membuat dirimu kelihatan menarik di depan dia dan kamu menjadi orang lain supaya dia tetap suka sama kamu

Love : Kamu merasa nyaman menjadi dirimu sendiri di hadapannya, kamu bisa cerita apa saja sama dia. Kamu tahu keluarga dan teman-temanmu bakalan suka sama dia.

Lust : Dia ganteng, itu doang. Kamu enggak bisa berhenti mikirin betapa gantengnya dia dan betapa kerennya kamu jadian sama dia. Kamu sadar saat kamu berada di pelukannya, banyak cewek yang iri berat. Tapi ingat, hubungan seperti ini bukan berarti menjadi hubungan yang sangat berarti atau paling serius yang kamu alami, mungkin juga enggak akan beranjak ke tahap yang lebih serius.

Love : Kamu enggak peduli-peduli amat gimana penampilannya. Kriteria penilaian kamu tentang cowok keren harus punya koleksi CD yang oke atau mobil yang keren enggak ada di dia, tapi dia tetap kelihatan keren di matamu dengan ide-ide dan pemikirannya serta leluconnya yang selalu membuatmu tertawa. Dia enggak bosen dengerin cerita-cerita kamu, pemikiranmu tentang cowok idelamu kok jadi berubah dengan pemikiranmu hanya menginginkan cowok seperti dia..

Lust : Dia baik dan manis sama kamu saat enggak ada orang lain di sekitar kamu dan dia. Tapi jangan curiga dulu, mungkin saja dia tipe pemalu saat ada teman-teman lainnya. Daripada curiga terus, mendingan tanya deh sama dia kenapa sikapnya beda di depan teman-teman.Tapi kalau jelas-jelas dia enggak mau deket-deket kamu di saat ramai atau malu kelihatan berduaan sama kamu, kayaknya dia bukan cowok yang bisa kamu ajak serius deh!

Love : Dia selalu melibatkan kamu sama teman-temannya. Dia kelihatan bahagia saat kamu berada di dekatnya dan enggak malu-malu nunjukkin perasaan sayangnya ke kamu di hadapan orang-orang.

Komentar»

1. nenyok - Juni 8, 2008

Salam
mencintai dan dicintai apa adanya, thats the poin :)

2. titi - Juni 11, 2008

bener…..
cinta tidak harus memuktikan dengan sayang2an
tapi cinta saling memahami antara ke dua nya……
saling menghargai..
cinta tak ada paksaan harus dari hati…….

3. Lander - Juni 29, 2008

oooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo

4. ooo - Juni 29, 2008

ooooo

5. tuti - Agustus 19, 2008

ooooooooooooo gitu……!!!

6. yanti - September 24, 2008

cuma sgitu ja k……….????????

7. gadis - Oktober 24, 2008

pi bkn na klo bwt yg org yg qta cyg qta hrz tampil sesempurna mungkin?

8. nadya - Nopember 12, 2008

gw….selalu love

9. Dewi - Nopember 15, 2008

Gw slalu mncntai k’hdpn gw, walopun slalu da problem, krn mslh2 nilah yg akn gw hdapi untk k’hdpn baagia gw, I LOVE JESUS AND ALWAYS LOVE JESUS